Kategori
Apa Saja (30)
Artikel (8)
Blog (20)
Coretan (1)
Games (1)
Joomla / Mambo (5)
Lamunan (5)
Resensi (8)
Tulisan Terakhir
Komentar Terakhir
Cinta ini Membunuhku...
thx untuk infonya ttg lirik lagu andra &...
20/07/08 00:31, 00:31 >>>
Komentar Oleh: raddith

Tips untuk Remaja IT
cinta tuh jahat cinta tuh indah bgt ci...
19/07/08 12:47, 12:47 >>>
Komentar Oleh: adam

Aneka Cara Download Video Yout...
coba software ini... di jamin maknyussss...
19/07/08 11:50, 11:50 >>>
Komentar Oleh: wonk

Download Multiply Music Disabl...
tetep gak bisa bos..... ada caara l...
17/07/08 04:01, 04:01 >>>
Komentar Oleh: girineville

Masih Pedulikah ???
karena wanita ingin dimengerti mas bukan...
08/07/08 16:20, 16:20 >>>
Komentar Oleh: wulan

Afiliasi

      Alumni-Smansa
      CyberMandiri
      Dannis Moslem Wear
      GameQuarters
      NamaKamu
      UD. Jati Alam

Blogroll

      Alixwijaya

      Anangku

      Cempluk

      Dedek

      Edi Psw

      Gempur

      Jufri.Info

      Khuclukz

      Rahardja

      Rizky Blog

      TikaBanget

      Xarom


Komunitas Joomla Indonesia
Depan arrow Artikel arrow Stop, Flash Intro !
Stop, Flash Intro ! PDF Print E-mail
(1 Penilaian)
Selasa, 09 Januari 2007

Flash Intro SampelSudah banyak riset yang menyebutkan tidak efektifnya Flash intro dalam sebuah situs web.
Namun, beberapa kali saya browsing situs web perusahaan Indonesia, masih banyak yang menggunakan intro ini.
Flash Intro adalah sebuah pembukaan dalam bentuk Flash yang menyapa kita setiap kali kita membuka sebuah situs web. Bagi kebanyakan pengunjung, hal ini menjengkelkan.

Pertama, situs tersebut memaksa pengunjung untuk menginstall Flash player (jika browsernya belum dilengkapi dengan tool itu).

Kedua, pengunjung dipaksa melihat intro tersebut setiap kali masuk ke situs tersebut. Memang intro itu bisa diabaikan (skip), tetapi pengunjung tetap harus berjuang ekstra untuk mengklik tombol skip.

Sayang, kejengkelan pengunjung ini masih saja diabaikan oleh banyak pemilik situs, terutama situs korporat.

Ketika seorang rekan akan membangun situs korporatnya, dengan bersemangat ia menceritakan pentingnya flash intro. “Dengan flash intro ini, tema situs web dan promo yang sedang dilakukan segera terlihat oleh pengunjung begitu membuka situs web,”katanya.

Jika saja disampaikan tiga tahun lalu, argumen itu tidak mengejutkan saya. Tapi sekarang? Di saat banyak riset menunjukkan flash intro adalah barang yang mengganggu? Oh my God. Saya terpaksa tulis ulang hal ini.

Pada November 2003 Marketing Sherpa menunjukkan hasil survei yang saat itu terasa mengejutkan, yaitu 80% konsumen membenci flash intro. Sebanyak 579 responden memberikan komentarnya, dan sebagian besar merasa flash intro adalah sesuatu yang mengganggu dan menghambat mereka untuk mendapatkan langsung informasi yang mereka perlukan.

Lalu sebagai solusinya? Banyak situs web menawarkan pilihan “Skip Intro”. Ini jelas solusi “maksa”. Kalau memang intro ini harus di-skip, lalu untuk apa intro ini dibuat dengan susah-payah? Apalagi faktanya: skip intro adalah button yang paling banyak diklik oleh pengguna Internet.

Padahal jika tujuannya adalah supaya mudah dilihat oleh pengunjung, banyak solusinya. Antara lain dengan layout dan navigasi yang benar. Tetapi tampaknya banyak pemilik situs web yang malas memikirkan cara yang lebih disukai oleh pengunjung. Mereka lebih memilih pendekatan marketing tradisional: seolah-olah pengunjung web bisa dibombardir iklan seperti di teve. Siapa sih yang suka melihat iklan yang sama berulang-ulang di teve? Hal yang sama bisa ditanyakan di web: siapa sih yang suka melihat flash intro yang sama berulang-ulang?

Pengunjung situs web biasanya tidak sabar ketika mereka melakukan browsing. “Tidak peduli betapa kerennya sebuah situs web, bila user merasa tidak praktis mereka akan pindah ke situs kompetitor,” kata Theresa Cunnington, senior usability consultant pada iFocus seperti yang dikutip dari InfoWorld. Dalam hal ini flash intro adalah contoh yang paling tidak disukai pengunjung ketika berkunjung ke situs web. “Flash animations are an obvious, yet stellar, example of what users hate in a Web site; the skip intro button is the most used button on the Internet.”

Sangat jelas bukan? Jadi, mengapa masih bandel juga bikin flash intro yang menghalangi pengunjung masuk ke situs kita?

Source: Nukman Luthfie Blog

 




   Komentar (3)
1. Ditulis oleh Alamat Email inidilindungi dari bot spam, Anda Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya , pada 28-12-2007 10:57, 10:57 , IP: 202.53.230.244
siapa yang dicopy paste neh ? :grin http://blog.pengusahaonline.com/?p=36
2. Ditulis oleh Alamat Email inidilindungi dari bot spam, Anda Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya website, pada 23-01-2008 11:09, 11:09 , IP: 203.84.142.143
iya, saya setuju juga. awalnya emang "wah" banget bisa naro flash intro di sebuah website. tapi banyak kerugiannya, visitor jenuh dengan animasi yang sama menghambat kecepatan mereka mendapatkan info yg mereka cari, dan pula agak sulit untuk SEO nya. Sekarang ini saya lebih banyak make flash buat cd interactive, lebih cocok di sana daripada di web. Kalo untuk web paling cm untuk simple animasi di header ato untuk banner2.... 
 
salam kenal juga om :)
3. Ditulis oleh Alamat Email inidilindungi dari bot spam, Anda Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya website, pada 20-03-2008 14:33, 14:33 , IP: 125.162.132.50
Saya setuju klo flash intro cukup menggangu. Apalagi speed koneksi di Indonesia masih ngos-ngos-an. :)

Beri Komentar untuk Topik ini
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Website:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved